Nostalgia Kota Jogja

Posted: October 10, 2012 in 31 Hari MCS Menulis, Yogyakarta
Tags: , , , ,

Pulang ke kotamu

Ada setangkup haru dalam rindu

Masih seperti dulu

Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna

Terhanyut aku akan nostalgia

Saat kita sering luangkan waktu

Nikmati bersama

Suasana Jogja

 

Di persimpangan langkahku terhenti

Ramai kaki lima

Menjajakan sajian khas berselera

Orang duduk bersila

Musisi jalanan mulai beraksi

Seiring laraku kehilanganmu

Merintih sendiri

Ditelan deru kotamu …

 

Walau kini kau t’lah tiada tak kembali

Namun kotamu hadirkan senyummu abadi

Ijinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi

Bila hati mulai sepi tanpa terobati

 

Mungkin lirik diatas tak asing lagi ditelinga kita. ya.. sebuah lagu yang berjudul Yogyakarta hasil garapan Kla project ini adalah lagu yang menggambarkan suasana jogja yang penuh keramahan, kehangatan, dan sebuah kota yang slalu memiliki kisah-kisah nostalgia yang tak akan mungkin terlupakan.

Tugu Jogjakarta menjadi Indentitas Jogjakarta

Kota jogja atau yang banyak dikenal sebagi kota pelajar ini adalah kota yang masih terbilang aman untuk ditinggali dibandingkan dengan kota-kota besar di wilayah Indonesia. Keramahan penduduk asli jogja yang masih memegang tata karma dan sopan santun mungkin menjadi faktor tetap terjaganya kelestarian budaya Jogja, mungkin juga ada faktor masyarakat jogja yang sangat patuh terhadat kraton Jogjakarta sehingga kraton selalu menjadi patokan dan tolak ukur apa yang harus dilakukan dan dikerjakan. Karena titah Sultan Jogjakarta adalah segalanya bagi masyarakat Jogja sendiri.

Selain itu sebagian besar orang-orang yang pernah tinggal dijogja, entah untuk bekerja atau pun untuk kuliah, ketika mereka kembali ke tanah kelahirannya akan sulit melupakan kota Jogjakarta ini. Mereka setidaknya akan berfikir bahwa nanti saya pasti akan kembali ke Jogjakarta walaupun cuma sekedar berlibur atau bernostalgia.🙂 . ya mungkin itu yang saya liat dari kebanyakan teman saya yang telah terlebih dahulu meninggalkan Jogjakarta. Angkringan, Malioboro, nasi kucing, becak, tugu jogja, dan sebagainya akan selalu terngiang di kepala mereka. Ya.. saya sendiri sempat berfikir apakah nanti saya akan seperti itu juga? Sepertinya semua itu akan sama saja melanda saya nantinya.

Kadang terlintas dalam pikiran, dimanakah saya akan menikmati malam seperti  malam di kali code? Yang penuh sesak oleh para pengunjung?? Dimanakah saya akan menemukan  nasi Kucing  teri atau  nasi kucing  oseng-oseng tempe? Dimanakah saya harus menikmati kopi joss?? Dimana lagi menikmati bersepeda di alun-alun kidul Jogjakarta? Atau dimana lagi bersenda gurau dengan teman sambil menikmati jajanan khas jogja ditas trotoar angkringan KR?  Ah… masih banyak lagi pertanyaan seputar jogja yang mungkin nanti akan menjadikan saya kangen dengan suasana jogja.  Semua pasti ada awal dan akhir ya semua suasana dan kehangatan Jogjakarta pasti akan berakhir namun semua itu mungkin menjadi awal dari suasana yang jauh lebih baik dari yang sekarang, walaupun kehangatan Kota Jogjakarta ini pastinya tidak akan tergantikan.🙂.

Comments
  1. dekill says:

    nice photo bro🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s